Warga Tangkap Biawak Berukuran Jumbo yang Kerap Makan Ternak

SABUNG AYAM 

Seekor biawak membuat warga Kampung Paguyuban Kelurahan Pegambiran Kota Cirebon geger, Selasa (3/4/2018). Hewan sejenis reptil tersebut memiliki ukuran sangat besar.

Dari pantauan di lokasi, hewan yang masuk ke dalam golongan kadal besar tersebut memiliki panjang 2,20 meter dan berat 21 kg. Biawak tersebut sengaja ditangkap oleh salah seorang warga yang sudah lama mencarinya.

“Sepertinya memang biawak ini yang lama meresahkan penduduk setempat,” kata warga yang menangkap biawak Fathur, Selasa (3/4/2018).

Dia mengatakan, biawak tersebut ditangkap di sekitar Kali Kriyan, Cirebon. Saat akan ditangkap, Biawak tersebut sedang berada di dekat dengan kandang ayam milik warga.

Membutuhkan tenaga lebih dari satu orang untuk menangkap seekor biawak besar ini. Fathur mengatakan, saat penangkapan, seekor biawak berukuran 21 kg tersebut mempunyai tenaga yang sangat kuat.

“Memang sudah sering nangkap biawak tapi yang ukuran besar ini baru pertama kali dan memang cukup sulit,” kata dia.

Dia mengatakan, butuh waktu lebih dari satu jam untuk menangkap seekor biawak berukuran besar itu. Saat penangkapan, Fathur dibantu beberapa warga yang lain memasang berbagai macam perangkap.

Usai ditangkap, biawak tersebut diikat dan menjadi tontonan warga setempat. Fathur mengatakan, biawak tersebut masih tergolong liar sehingga terpaksa harus diikat.

“Ukurannya besar kalau tidak diikat khawatir menyerang warga yang melihat biawak,” kata dia.

Hantui Ternak Warga

Penangkapan biawak di Kampung Paguyuban tak hanya membuat geger warga Cirebon. Hewan jenis kadal tersebut juga kerap menghantui peternakan warga.

“Termasuk bapak saya juga ayamnya tiba-tiba hilang mungkin dimakan ini biawak,” kata Fathur.

Fathur mengaku, biawak hasil tangkapannya tersebut akan dipelihara di rumah. Namun demikian, dia akan melepaskan hewan tersebut jika ada orang yang minat membeli hasil tangkapannya itu.

Sementara, salah seorang warga setempat, Imam berharap penangkapan biawak tersebut menjawab kekhawatiran warga sekitar atas ternak ayam yang hilang.

“Mudah-mudahan setelah biawak ditangkap tidak ada lagi ternak yang hilang kalau masih ada perlu ditelusuri lagi,” harap Imam.

Dia mengaku sudah kehilangan dua ternak ayam dalam beberapa minggu terakhir ini. Bahkan, Imam sempat menduga hewan ternak yang hilang tersebut karena dicuri seseorang.

“Pas saya lihat kandanganya seperti bukan dicuri dari situ saya curiga ayam saya dimakan hewan buas ternyata biawak,” ujar dia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*